Welcome back sobat Yukitasehat ! Perlu disampaikan bahwa
pada saat ini gw merupakan penikmat game mobile
legends hahaha. Yang sama sama suka game ini, yokss tinggalkan komentar
dibawah ya hehe.
Pada saat game ini mulai mendapatkan kepopuleran, gw ikut
memainkan game inih. Zaman gw kecil, gw adalah anak yang up to date dengan dunia gamer. Mulai dari zaman counter strike,
Ragnarok, Pangea, Dota 1, GTA Vice City, dan permainan nintendo (Pepsiman atau
Contra) selalu gw libas haha.
Sampai gw bisa menghabiskan waktu 8 jam di warnet hanya
untuk menaikan level. Gw merasa paling bodoh saat main game ragnarok sih haha.
Saat sudah level 30 an, mau naikin 1 peringkat saja bisa menghabiskan waktu 60
menit-an lebih. Ketika sudah dewasa, gw baru menyadari bahwa banyak waktu yang
gw buang untuk bermain game hehe.
Bermain game tidak lah selalu buruk atau dipandang negatif.
Malah gw mengacungkan jempol untuk zaman sekarang dimana industri game
berkembang pesat dan bisa menghasilkan pundi-pundi uang.
Bermain game tidak lah selalu buruk atau dipandang negatif
Apalagi di Indonesia, dunia E-Sports (Electronic Sports)
sudah mulai digandrungi banyak kaum anak muda. Lihat saja atlet mobile legends
saat menjuarai kompetisi bisa meraih keuntungan hingga 500 Juta rupiah loh
haha. Hebat hebat.
Menurut gw, bila dengan bermain game bisa menghasilkan uang
atau mendongkrak kekuatan ekonomi; hal itu berguna. Tapi kalau hanya untuk
menghabiskan waktu atau bikin kantong bocor; nah itu patut diwaspadai
hehe.
Dimana posisi gw sekarang ? Jujur gw sih dalam situasi yang
mengabiskan waktu dan bikin kantong bocor haha. Gw biasa beli diamond atau beli
hero Moba dengan rupiah. Habis kalau keluar hero baru; ga sabar untuk segera
memakai nya di dalam war hoho.
Mobile game lebih berbahaya dari Narkoba ? Bener ga sih ?
Menurut gw bisa saja hal ini terjadi. Loh kok begitu ?
Kecanduan
Baik narkoba dan mobile game bisa membawa dampak kecanduan
bagi pengguna nya. Kalau narkoba menghasilkan efek kecanduan dari reaksi kimia,
kalau game mobile menghasilkan efek kecanduan langsung kedalam pikiran.
Kalau sudah masuk kedalam pikiran itu agak susah merubah
nya. Seperti sudah masuk ke alam bawah sadar. Seandainya tidak bermain dalam
sehari; diri pribadi merasa resah dan ada yang kurang lengkap.
Saat gw kecanduan mobile game; berat sekali untuk keluar
dari jeratan ini. Bila tidak bermain; badan tidak bisa tidur dengan tenang.
Setidaknya pengen bermain 1 game sebelum tidur lelap.
Kabar baiknya; kecanduan mobile game masih lebih baik daripada kecanduan narkoba
Kabar baiknya; kecanduan mobile game masih lebih baik
daripada kecanduan narkoba. Ketahuan pakai narkoba bisa ditangkap polisi dan
dikirim ke panti rehabilitasi. Nah kalau ketahuan main mobile game; belum
pernah ada kasus sampai dikirim ke pusat rehabilitasi sih hehe. Paling mentok
yaaa diomelin pacar atau dimaki oleh orang tua.
Obesitas
Yang ini gw setuju banget. Bermain mobile game membuat diri
kita bisa dalam keadaan duduk atau tidak bergerak dalam jangka waktu panjang.
Kalau dilihat-lihat, gamer bisa menghabiskan waktu 8 – 10
jam di depan komputer/ handphone. Dalam waktu selama itu, tubuh kekurangan
aktifitas. Yang digunakan paling hanya tangan dan otak untuk bermain.
Kurang lengkap bila bermain game tanpa ditemani camilan.
Main game dalam kondisi lapar pasti tidak mengenakan. Pastilah diri kita
membeli makanan agar perut terisi dengan baik.
Masalah nya adalah terlalu banyak makan tanpa dibarengi dengan kegiatan olahraga bisa berdampak buruk
Masalah nya adalah terlalu banyak makan tanpa dibarengi dengan
kegiatan olahraga bisa berdampak buruk. Makanan memberikan kalori; kalori yang
tidak digunakan akan tersimpan menjadi lemak. Lama kelamaan; lemak ini menumpuk
dan akan menaikan berat badan.
Tidak ada hal yang baik dari kelebihan berat badan. Kelebihan
duid sih bagus, kalau kelebihan lemak itu buruk haha.
Kelebihan berat badan bisa disebut sebagai obesitas. Bila
sudah kena obesitas, besar kemungkinan akan menghasilkan berbagai penyakit lain
nya.
Unsos
Kecanduan mobile game membuat kita melupakan interaksi pada
dunia nyata. Ini yg gw rasakan jugah. Kalau sudah bermain, rasanya tidak mau
diganggu oleh orang lain.
Bahkan bila disebelah ada kolega/ teman bisa dicuekin. Yang
penting bisa meraih kemenangan dalam bermain mobile game haha.
Terlalu banyak main mobile game membuat diri kita bisa
ditinggalkan oleh teman-teman juga. Beda ceritanya kalau diri kita tergabung
dalam komunitas gamer yaaa; malah yang ada bisa punya banyak teman bermain
hehe.
Intinya; pada saat berkumpul bersama teman/ keluarga. Jauhkanlah pikiran dari keinginan bermain mobile game
Intinya; pada saat berkumpul bersama teman/ keluarga.
Jauhkanlah pikiran dari keinginan bermain mobile game. Bermain mobile game bisa
dilakukan di esok hari; akan tetapi momen untuk berkumpul bersama teman/
keluarga adalah hal yang berharga.
Jangan habiskan waktu anda untuk bermain mobile game.
Pergunakanlah waktu sebijak mungkin. Momen bisa berkumpul dengan teman/
keluarga belum tentu bisa terjadi pada hari esok. Jadi, fokuslah pada
orang-orang yang berada di sekitar kita.
Nah demikian lah artikel singkat gw kali ini. Yukkk
tinggalkan jejak kalian di kolom komentar di bawah yaaa. Share jugah ke
teman-teman lain nya.







No comments:
Post a Comment