Badan gw yang besar sepertinya menghambat pertumbuhan tinggi badan. Bayangkan gw yang sudah ‘gendut’ ditambah ‘pendek’ pula. Waduh makin susah dapat jodoh nanti huhu.
Singkatnya, saat ada pemilihan kegiatan ekstrakulikuler di
sekolah; gw terbuang ke kegiatan renang. Gw yang tadinya pengen banget ikut
kegiatan sepakbola harus terdepak karena postur tubuh yang kurang mendukung
haha. Kalau gw pikir pikir ya ada benarnya juga.
Gw bermain sebagai kiper; gw ga bisa loncat jauh untuk
menangkis bola. Gw bermain sebagai bek; gw bakal kalah cepat sama penyerang tim
musuh. Gw bermain sebagai gelandang; bakal cepet lelah karena maju mundur maju
mundur. Gw jadi penyerang; gw ga bisa lari haha. Ya itu lah derita kalau
berbadan besar.
Alhasil gw ikut kegiatan renang dengan TERPAKSA loh. Langkah
awal renang mulai dari teknik pernafasan, teknik bergerak di dalam air, hingga
teknik mengapung. Saat udah menguasai semua teknik, gw merasa kok gampang
banget ya (sombong mulai keluar). Gampang itu karena gw berlatih di kolam
dangkal haha.

Tiba saat nya, untuk pindah kolam. Saat itu kedalaman kolam
mencapai 2 Meter. Tinggi gw saat itu kurang lebih 160 Cm. Jadi kebayang kan
kalau gw bisa kelelep di kolam ituh. Di kolam dalam inilah baru semua teknik gw
keluarkan sepenuhnya. Berenang itu super duper melelahkan loh haha.
Berenang itu melibatkan semua otot kita untuk bergerak
terus. Kalau kita diam, maka akan tenggelam tuh. Belum lagi mesti atur
pernafasan agar bisa mengapung di kolam.
Hasilnya baru berasa saat gw berumur 26 tahun. Gw punya
tinggi 178 Cm dan berat 67 Kg. Gw yang tadinya bengkak ke samping dan cebol
bisa loh jadi tinggi dan punya badan kurus hehe.
Kalau gw pikir-pikir sekarang, kenapa ya gw bisa kurus dan
tinggi seperti ini ? Apa ya rahasia nya ?
Untuk memulai diet; ada 2 tahap untuk memulai nya
- Mengurangi Gorengan / menambah jatah sayur buah
- Mulai berolahraga ( jogging, basket, voli, renang, atau zumba dance )
Menurut pendapat ahli; jawaban nya terletak pada metabolisme
tubuh anda. Metabolisme tubuh yang mengatur pembakaran kalori. Tidak
berolahraga akan memperlambat metabolisme tubuh.
Terdapat 2 cara meningkatkan metabolisme tubuh
- Mengatur pola makan. Diperlukan 5 – 6 kali proses cerna agar metabolisme tubuh kembali ke titik normal. Jadi kalau ada cara diet yang menganjurkan untuk mengurangi porsi makan; wajib mencari tahu kebenaran nya. Yang terpenting untuk mengurangi jumlah kalori makanan, bukan frekuensi makan. Lakukan pengurangan kalori secara bertahap. Penurunan kalori secara drastis akan memberikan efek kejut pada tubuh.
- Mulai lah untuk bergerak. Tubuh yang jarang berolahraga, akan membuat metabolisme menjadi lambat. Apapun bentuk olahraga nya; yang penting Anda bergerak daripada hanya duduk di kantor ataupun berbaring di kamar sambil nonton drama korea.
Setelah memperhatikan 2 cara diatas; mulailah mengubah pola
makan menjadi lebih sehat. Semisal memilih sumber karbohidrat yang baik,
protein yang cukup, memperbanyak vitamin nutrisi, dan pemilihan lemak sehat.
Perlu diingat, metabolisme adalah pusat
mesin dalam tubuh. Selama metabolisme tubuh masih lambat, sekalipun anda
mengkonsumsi obat pelangsing; hasilnya tetap tidak maksimal. So, pastikan
metabolisme tubuh anda berada pada titik normal.
Gw sendiri sudah merasakan hasil nyata dengan melakukan 2
hal tersebut sejak SMP tanpa disadari. Saat SMP, gw banyak melakukan aktifitas
fisik. Maklum namanya bocah masih suka banget untuk aktif. Apalagi jaman gw
SMP, namanya Mobile Legend belum ada tuh haha.
Hampir setiap sore gw kumpul untuk main sepakbola bersama
teman, main sepedaan, atau main petak umpet. Aktifitas fisik yang tinggi
membuat metabolisme tubuh gw juga meningkat.
Ditambah, setelah gw selesai beraktifitas. Masih ada Mama
atau Mbak yang masakin makanan sehat buat gw. Jadi wajar saja ya kalau gw cepat
memperoleh tubuh yang ideal.
Kembali ke judul diatas; Jadi diet itu mudah atau susah sih
? Menurut gw susah sih haha. Asalkan kalian memiliki tujuan dan komitmen yang
jelas; hal susah pun akan terbiasa menjadi gampang.
Nantikan cerita-cerita berikutnya yaaa hehe.



No comments:
Post a Comment