Hidup Sehat Itu Mudah dan Menyenangkan

Sebuah Blog yang membahas tentang gaya hidup sehat, informasi tentang kesehatan, diet, dan hal yang bermanfaat

Wednesday, October 31, 2018

Penting Tapi Suka Dilupakan ( KALORI )



Helo Helo Sobat Yukitasehattt. Kali ini, gw akan membahas tentang kalori nih. Kalori ini sebenarnya bisa dibilang sebagai salah satu aspek penting kalau sedang menjalankan program penurunan berat badan. Seberapa penting sih mengenal kalori yang masuk ke dalam tubuh kita ?

Pada artikel sebelum nya; disampaikan untuk menurunkan berat badan tetap harus menjaga frekuensi makan yakni sekitar 5 – 6 kali. Saat pelaksanaan, terkadang tetap ditemukan beberapa kesalahan.

Ada yang sudah meningkatkan metabolisme tubuh dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Atau ada juga yang sudah menerapkan 3 kali makan normal lalu camilan nya dengan oatmeal + buah. Secara konsep itu benar, tetapi salah dalam penerapan nya.

Menuurut sumber kredibel yang gw baca ( Rahasia Diet, Denny Santoso. 2009 ) disampaikan untuk menjaga berat badan ideal adalah 55% karbohidrat, 25% protein, dan 20% lemak. Untuk program penurunan BB, komposisi yang ideal menjadi 45% karbo, 35% protein, 20% lemak.
Untuk penurunan Berat Badan, komposisi yang ideal menjadi 45% karbo, 25% protein, dan 20% lemak
Mari kita ambil sebuah contoh. Anggap saja kebutuhan kalori Audrey adalah 2.000 per hari. Audrey sedang menjalankan program penurunan BB dengan rumus 45% karbo, 35% protein, 20% lemak.


Maka, 45% dari 2.000 kalori yakni 900 kalori. Bila 1 gram karbo mengandung 4 kalori maka 900 kalori adalah 225 gram – berat karbohidrat yang sebaiknya dimakan dalam sehari.

35% dari 2.000 kalori yakni 700 kalori. Bila 1 gram protein mengandung 4 kalori maka 700 kalori adalah 175 gram – berat protein yang sebaiknya dimakan dalam sehari.

20% dari 2.000 kalori yakni 400 kalori. Bila 1 gram lemak mengandung 9 kalori maka 400 kalori adalah 44 gram – berat lemak yang sebaiknya dimakan dalam sehari.

Anda makan oatmeal, buah, dan sayur masing masing sebanyak 6 kali. Sarapan pagi oats + buah + sayur, begitu pula untuk camilan pagi, makan siang, camilan siang, dan makan malam. Apakah akan berhasil menurunkan berat badan ?

Banyak yang mengatakan oatmeal bisa menurunkan berat badan secara terbuat dari gandum utuh yang lebih baik daripada nasi putih. Faktanya, jika yang dimakan adalah 80% karbohidrat – sekalipun karbohidrat dari oatmeal tetap saja tidak bisa menurunkan berat badan.
Kelebihan karbohidrat sebagai sumber tenaga utama akan disimpan sebagai tenaga cadangan dalam bentuk lemak
Kelebihan karbo sebagai sumber tenaga utama akan disimpan sebagai tenaga cadangan dalam bentuk lemak. Nah, jika ukuran lingkar perut anda belum menunjukan penurunan yang signifikan; letak persoalan biasa ada pada karbohidrat.

Terlalu banyak konsumsi oats, beras merah bisa jadi penyebabnya. Lemak jarang dijadikan penyebab utama karena bila sedang melakukan diet; otomatis tidak memakan gorengan atau menghindari makanan yang digoreng.

Selain memperhatikan jenis makanan; beri perhatian pula kepada komposisi kalori makanan Anda. Salah komposisi; program penurunan berat badan akan terhambat.



Referensi ( Rahasia Diet, Denny Santoso. 2009 )

No comments:

Post a Comment