Agak susah kalau gw disuruh memilih antara Mie dengan Pasta.
Karena keduanya sama-sama enak hehe. Tapi kalau ditelusuri lebih dalam; ada
perbedaan yang signifikan diantara kedua jenis bahan makanan ini. Hmmm
kira-kira lebih sehat yang mana ya untuk dikonsumsi ?
Mie yang gw mahsud dalam tulisan ini adalah Mie basah yaa
Sobat (Bukan mie kering atau mie instan). Mie dengan mudah bisa dijumpai dimana
saja. Baik di pinggir jalan, pusat perbelanjaan, hingga ruko-ruko; hampir ada
pedagang bakmie. Olahan mie pun mudah dibuat. Tinggal direbus, dikasih bumbu
dan taburan daging serta sayuran. Siap untuk dinikmati deh.
Berbeda dengan pasta. Pasta identik dengan makanan luar
negeri. Pengolahan nya pun agak berbeda dengan mie. Pasta biasa diolah dengan
bumbu bolognaise, cream susu, aglio olio, keju, dan sebagainya. Mungkin orang
yang sering makan bakmie akan terasa aneh bila beralih ke pasta hehe.
Untuk gw pribadi; gw akan memilih pasta dibandingkan mie. Gw
sudah mengurangi konsumsi mie kecuali dalam keadaan darurat. Misal ada temen
yang ngajak makan bakmie; yaaa untuk sekali-kali boleh lah hehe. Jangan terlalu
kaku, jadi orang fleksible saja.
Kenapa sih harus pasta ? Yang jelas gw melihat karena
kandungan gizi dan bahan pembuat pasta. Kalau diperhatikan; hampir semua pasta
dibuat dengan tepung gandum semolina.
Ada beberapa macam jenis tepung yang ditemukan. Tepung
terigu, tepung beras, tepung tapioka dan tepung semolina. Semolina merupakan
tepung yang berbutir agak kasar berasal dari durum wheat. Tepung jenis ini
memberi tekstur renyah kenyal.
Durum wheat lebih kaya serat sehingga lebih mengenyangkan
dibanding mie (yang terbuat dari tepung terigu biasa). Kandungan gizi ini bisa
dilihat di tabel nutrisi saat sobat yukita membeli 1 bungkus pasta.
Durum wheat lebih kaya serat sehingga lebih mengenyangkan dibanding mie (yang terbuat dari tepung terigu biasa)
Konon pasta adalah sumber karbohidrat yang lebih komplit
dibandingkan dengan mie biasa. Pasta juga memiliki nilai serat dan protein yang
jauh lebih tinggi dibanding mie pada umumnya. Mungkin inilah yang menjadi
penyebab kenapa orang barat bisa berbadan besar dan kekar dibanding orang timur
hehe. Orang barat lebih banyak memakan pasta yang kandungan protein nya jauh
lebih besar dibanding mie.
Pasta juga memiliki nilai serat dan protein yang jauh lebih tinggi dibanding mie pada umumnya
Hal lain yang membuat gw memilih pasta adalah dari sisi kesegaran
nya. Kalau belanja di pasar tradisional. Banyak produsen mie yang bertindak
curang. Mereka memasukan bahan formalin kedalam mie sehingga mie lebih awet dan
tahan lama.
Berbeda dengan pasta. Pasta memiliki bentuk yang keras dan
akan awet jika disimpan dengan cara yang benar. Karena bentuk inilah yang
membuat produsen pasta jarang mencampur dengan bahan pengawet. Masa kadaluarsa
pasta jauh lebih lama dibanding mie.
Pasta memiliki bentuk yang keras dan akan awet jika disimpan dengan cara yang benar
Memang di supermarket bisa ditemukan mie dalam bentuk
kering. Tapi tetap saja kalau diperhatikan bahan dasar pembuatan nya. Pasta
lebih OKE dibandingkan dengan mie kering tersebut.
Untuk di rumah; gw sudah mulai mengganti mie instan dengan
pasta. Pasta juga sudah punya yang siap saji; pembuatan nya pun juga semudah
mie instan. Tinggal direbus bersama air panas, disaring, dicampur bumbu, dan
disantap deh.
Nah kalau sobat yukita sendiri bagaimana ? Lebih pilih mie
atau pasta ya ? Yukkk tinggalkan komentar nya dan share informasi ini
sebanyak-banyak nya yaaa haha.





No comments:
Post a Comment